Rapat
membahas waktu pelaksanaan dan pembagian pendampingan kegiatan ekstrakurikuler
sebagai langkah madrasah dalam mengembangkan minat dan bakat murid, baik di
bidang akademik maupun nonakademik. Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk
dilakukan secara lebih terencana dan berkelanjutan sebagai persiapan murid
menghadapi berbagai perlombaan dan kompetisi.
Kepala
MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa pengembangan
potensi murid perlu dilakukan melalui pembinaan yang terarah dan
berkesinambungan.
“Setiap
murid memiliki potensi dan minat yang berbeda. Melalui kegiatan ekstrakurikuler,
kita berupaya memberikan ruang agar potensi tersebut dapat berkembang.
Pembinaan perlu dilakukan sejak awal dan secara berkelanjutan, sehingga murid
lebih siap ketika mengikuti perlombaan maupun kompetisi,” ujarnya.
Menurutnya,
kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat, tetapi
juga dapat membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan
kepercayaan diri murid.
Selain
pemantapan kegiatan ekstrakurikuler, rapat juga membahas penerapan praktik baik
keagamaan yang telah mulai dilaksanakan sesuai dengan modul yang tersedia.
Pelaksanaan program tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam
memberikan pembinaan yang seimbang, mencakup pengembangan kemampuan akademik,
nonakademik, serta penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Pengawas
Madrasah, Nurlaila Rayantini, S.Pd., M.Pd., memberikan dukungan dan apresiasi
terhadap berbagai program yang dikembangkan MAN 1 HSS. Dukungan tersebut
menjadi dorongan bagi madrasah untuk terus melakukan penguatan program
pembinaan murid dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan
potensi murid secara menyeluruh.
(Rep/Ft: Husna)






0 comments:
Posting Komentar