Selasa, 29 September 2026

Perkuat Kepedulian Lingkungan, MAN 1 HSS Koordinasikan Program Bank Sampah

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Dalam upaya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memberikan pengalaman belajar berorganisasi bagi murid, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan koordinasi pengembangan program bank sampah di Bank Sampah Induk HSS, Rabu (30/9/2026). Koordinasi tersebut dilakukan Kepala MAN 1 HSS H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M. bersama Abdurrahman., selaku Pemasaran Bank Sampah Induk HSS.

Pertemuan tersebut membahas rencana pengelolaan sampah di lingkungan madrasah secara lebih terarah melalui pemilahan sampah dari sumbernya. Sampah yang memiliki nilai ekonomis akan dikumpulkan secara terpilah dan selanjutnya dikoordinasikan untuk disetorkan ke Bank Sampah Induk HSS. Program ini direncanakan melibatkan warga madrasah, termasuk murid, guru, dan tenaga kependidikan.

Kepala MAN 1 HSS H. Akhmad Yani menyampaikan bahwa program bank sampah diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan madrasah, tetapi juga membangun kebiasaan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin pengelolaan sampah ini tidak berhenti pada kegiatan mengumpulkan sampah, tetapi bagaimana membangun kebiasaan murid untuk memilah dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Dengan adanya koordinasi bersama Bank Sampah Induk HSS, kami berharap program ini dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain aspek lingkungan, program tersebut juga dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi murid dalam berorganisasi. Murid nantinya dapat terlibat dalam pembagian tugas, pengumpulan dan pemilahan sampah, pencatatan, hingga koordinasi penyetoran ke bank sampah dengan tetap mendapatkan pendampingan dari guru yang terlibat dalam program.

“Program ini juga menjadi bagian dari pembelajaran berorganisasi bagi murid. Mereka dapat belajar membagi tugas, bekerja sama, berkomunikasi, dan menjalankan tanggung jawab. Namun, prosesnya tetap berada dalam bimbingan dan pendampingan guru, sehingga murid memiliki ruang untuk belajar sekaligus mendapatkan arahan dalam setiap tahapan kegiatan,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, madrasah akan mengupayakan pemilahan sampah di lingkungan kelas dan area madrasah berdasarkan jenisnya. Sampah yang telah terkumpul akan dihimpun pada tempat yang telah ditentukan sebelum dilakukan penyetoran secara berkala ke Bank Sampah Induk HSS.

Pengembangan bank sampah ini menjadi salah satu langkah MAN 1 HSS dalam memperkuat budaya peduli lingkungan sekaligus menerapkan nilai-nilai ekoteologi di lingkungan madrasah. Melalui pembiasaan memilah dan mengelola sampah serta keterlibatan aktif murid dengan pendampingan guru, program ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan kepedulian lingkungan, tanggung jawab, dan keterampilan berorganisasi. (Rep/Ft: Husna)

 

0 comments:

Posting Komentar