Kandangan (MAN 1 HSS) – Dalam upaya memperkuat mutu
pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi murid,
empat Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu
Sungai Selatan (HSS) mengikuti Sosialisasi Peningkatan Mutu Pendidikan Islam
bertema “Sekolah Ramah Anak” di Aula PGRI Kandangan, Ahad (13/09/2026).
Keempat Wakamad tersebut yakni Wakamad Kurikulum H.
Muhdar Hanip, S.Ag., Wakamad Kesiswaan H. Huzairin Zain, S.Ag., Wakamad Sarpras
Idy Rosyadi, S.Ag., dan Wakamad Humas Wihda Nur Madiena, S.Pd. Kegiatan diikuti
sekitar 400 peserta dari unsur kepala dan wakil kepala madrasah se-Kabupaten
HSS.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi Direktorat GTK
Madrasah Kementerian Agama RI, Komisi VIII DPR RI, dan FTK UIN Antasari
Banjarmasin dibuka oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sandi Fitrian Noor,
S.T., M.M. Turut memberikan pengarahan Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof.
Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd., Dekan FTK Dr. H. Hamdan, M.Pd., serta Kasi
Pendidikan Madrasah Kankemenag HSS, H. Gazali, S.Ag., M.Pd.I.
Materi sekolah ramah anak disampaikan oleh Nadya Rahma
Sari, S.Pd., dengan pembahasan seputar pentingnya menciptakan lingkungan
pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung perkembangan murid.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi dan sesi interaktif.
Rektor UIN Antasari Banjarmasin dalam arahannya
menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada kepedulian melalui penerapan
Kurikulum Berbasis Cinta sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan
pendidikan yang ramah bagi anak.
Wakamad Kurikulum MAN 1 HSS, H. Muhdar Hanip, S.Ag.,
menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan penguatan bagi madrasah untuk
menciptakan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi
juga memperhatikan kenyamanan dan perkembangan murid.
“Materi yang disampaikan memberikan wawasan dan
penguatan bagi kami untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang aman,
nyaman, dan mendukung perkembangan murid. Hal ini sejalan dengan upaya MAN 1
HSS dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakamad Kesiswaan H. Huzairin Zain,
S.Ag., menilai konsep sekolah ramah anak penting dalam pembinaan murid,
khususnya untuk membangun hubungan positif dan mencegah perundungan.
“Madrasah ramah anak bukan hanya tentang kenyamanan
belajar, tetapi juga bagaimana murid merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang
untuk berkembang. Karena itu, nilai-nilai tersebut perlu terus diperkuat dalam
pembinaan murid,” tuturnya.
Keikutsertaan empat Wakamad ini menjadi bagian dari
upaya MAN 1 HSS memperkuat mutu pendidikan, pembinaan murid, serta mewujudkan
lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan ramah anak. (Rep:Husna/Ft:Wihda)






0 comments:
Posting Komentar