Kandangan (MAN 1 HSS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1
Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi melepas delegasi untuk mengikuti Olimpiade
Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Tahun 2026. Pelepasan dilaksanakan di
Lapangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat
(2/10/2026).
Delegasi MAN 1 HSS terdiri atas Muhamad Abdi Fauzani
(XI.A) pada bidang Fisika dan Akhmad Aabid Darris Albarraa (XII.A) pada bidang
Matematika. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala MAN 1 HSS H. Akhmad Yani,
S.Pd.I., M.M., serta pendamping OMI, Rara Dita, S.Pd.
Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan
penyerahan piagam penghargaan dan trofi kepada murid MAN 1 HSS yang meraih
prestasi pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten HSS.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari apresiasi atas capaian murid sekaligus
motivasi untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di tingkat yang
lebih tinggi.
Kegiatan diawali dengan doa dan dilanjutkan pembukaan
oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama
Kabupaten HSS, H. Gazali, S.Ag., M.Pd.I. Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten HSS, H. Burhan Noor, S.Pd.I., M.M., memberikan sambutan
sekaligus melepas secara resmi delegasi OMI MAN 1 HSS.
Dalam sambutannya, H. Burhan Noor menekankan
pentingnya kemampuan madrasah untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam
menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, prestasi dalam kompetisi juga
menjadi bagian dari upaya membawa nama baik madrasah dan Kementerian Agama
Kabupaten HSS.
“Jangan datang karena sekadar ikut, tetapi datanglah
untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Jangan takut dengan yang lain dan jangan
minder. Kalian memiliki kesempatan yang sama, memiliki kemampuan, dan sudah
dipersiapkan,” pesannya.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan madrasah tidak
hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan
karakter dan nilai keimanan. Madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang
berilmu, beriman, berpikir kritis, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi
tantangan masa depan.
Hal tersebut selaras dengan tema OMI Tahun 2026, yaitu
“Islam, Sains dan Ekoteologi”, yang merefleksikan keterkaitan antara
nilai-nilai Islam, pengembangan ilmu pengetahuan, serta kepedulian terhadap
lingkungan. Melalui tema tersebut, kompetisi diharapkan tidak hanya menjadi
ruang untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi
yang mampu memandang ilmu pengetahuan secara integratif dan bertanggung jawab
terhadap lingkungan.
Kepala MAN 1 HSS H. Akhmad Yani menyampaikan bahwa
keikutsertaan kedua murid pada OMI tingkat provinsi merupakan bagian dari
proses pengembangan potensi dan pengalaman akademik. Ia berharap kesempatan
tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas
pengalaman dalam berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Yang paling penting adalah berusaha dengan
sungguh-sungguh, percaya pada kemampuan yang sudah dipersiapkan, dan tetap
menjaga nama baik madrasah. Apapun hasilnya nanti, proses dan pengalaman yang
diperoleh akan menjadi bagian penting dalam pengembangan diri,” ujarnya.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, Muhamad Abdi
Fauzani dan Akhmad Aabid Darris Albarraa diharapkan mampu mengikuti OMI Tingkat
Provinsi Tahun 2026 dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas,
serta memberikan kemampuan terbaik pada bidang masing-masing. (Rep:/Ft: Icha)