Rabu, 14 Oktober 2026

MAN 1 HSS Ikuti Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan mengikuti Survei Nasional SAHABAT Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 murid dan dua tenaga pendidik yang melaksanakan pengisian survei di laboratorium komputer (Labkom) dan ruang guru MAN 1 HSS.

Survei tersebut bertujuan memperoleh data dan informasi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Data yang dihimpun diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat penerapan nilai-nilai cinta, kepedulian, toleransi, dan penghargaan terhadap sesama dalam proses pendidikan.

Wakamad Kurikulum MAN 1 HSS, H. Muhdar Hanip, S.Ag., menjelaskan bahwa instrumen survei disesuaikan dengan kelompok responden. “Dalam Survei Nasional SAHABAT KBC ini, tenaga pendidik mengisi 60 pertanyaan, sedangkan murid mengisi 35 pertanyaan. Pertanyaan tersebut dirancang untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta dari perspektif pendidik dan murid,” jelasnya.

Ia berharap hasil survei dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. “Kami berharap survei ini dapat memberikan gambaran mengenai implementasi KBC, sehingga menjadi bahan evaluasi untuk menumbuhkan nilai kasih sayang, kepedulian, toleransi, dan saling menghargai dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di madrasah,” tambahnya.

Melalui partisipasi ini, MAN 1 HSS mendukung upaya penguatan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai bagian dari pendidikan yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian sosial, dan akhlak mulia. (Rep/Ft: Icha Husna)

 

 

Meriahkan Hari Pramuka Ke-65, Enam Murid MAN 1 HSS Siap Berkompetisi

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Enam murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti rangkaian lomba dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke-65 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Hulu Sungai Selatan, Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Pramuka HSS ini merupakan bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Hari Pramuka tahun 2026 dengan tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Enam murid MAN 1 HSS mengikuti cabang lomba sesuai bidang masing-masing, yakni Nor Aisyah (XII C) pada lomba komandan upacara, Ismi Azizah (XI B) pada lomba pengucap Pembukaan UUD 1945, Ahmad Rizki Rizaldi (XII D) pada lomba pengucap Dasa Dharma, Aesyah (XI D) pada lomba protokol upacara/MC, Muhammad Ridho Rahman (XII A) pada lomba pengucap doa, serta Muhammad Najemi (XII A) pada lomba pengucap Pancasila.

Pendamping lomba sekaligus Pembina Pramuka Putra MAN 1 HSS, Nafsiah Mutmainah, S.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan murid dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan melatih kepercayaan diri.

“Kami berharap keenam murid dapat mengikuti lomba dengan sungguh-sungguh, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Semoga pengalaman ini dapat menambah wawasan, mengasah kemampuan, serta memperkuat karakter mereka melalui kegiatan kepramukaan,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan dukungannya terhadap partisipasi murid dalam kegiatan tersebut.

“Kami mendukung penuh keikutsertaan murid MAN 1 HSS dalam lomba peringatan Hari Pramuka Ke-65 ini. Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk karakter, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab. Kami berharap keenam murid dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik madrasah,” ungkapnya.

Melalui partisipasi ini, MAN 1 HSS terus mendukung pengembangan potensi murid melalui kegiatan kepramukaan. Pengalaman mengikuti lomba diharapkan menjadi bekal bagi murid untuk meningkatkan keterampilan, mengamalkan nilai-nilai kepramukaan, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat. (Rep: Ica/Ft: Nafsiah)

 

 

Melalui Khutbah, MAN 1 HSS Perkuat Pembinaan Spiritual Murid

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Setelah pelaksanaan tadarus Al-Qur’an bersama di aula madrasah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) melanjutkan kegiatan dengan penyampaian khutbah keagamaan pada Kamis (15/10/2026). Khutbah disampaikan oleh H. Mahyuni, guru Al-Qur’an Hadis, dan diikuti oleh seluruh murid serta tenaga pendidik MAN 1 HSS sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan spiritual dan menanamkan nilai-nilai keislaman di lingkungan madrasah.

Dalam penyampaiannya, H. Mahyuni menekankan bahwa khutbah merupakan sarana untuk menyampaikan nasihat dan mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. “Khutbah merupakan sarana untuk menyampaikan nasihat dan mengingatkan kita tentang pentingnya menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Melalui khutbah, kita diajak untuk memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.,” ujarnya.

Ia juga berharap pesan-pesan yang disampaikan melalui khutbah tidak hanya didengar dan dipahami, tetapi dapat diamalkan oleh murid dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika berada di tengah masyarakat. “Harapannya, apa yang disampaikan melalui khutbah ini tidak hanya didengar dan dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga menjadi bekal bagi murid ketika berada di tengah masyarakat, sehingga mampu menjadi pribadi yang berakhlak mulia, memberikan teladan yang baik, dan bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.

Melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an dan penyampaian khutbah secara berkesinambungan, MAN 1 HSS berupaya menumbuhkan karakter religius serta membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial. (Rep:/Ft: Icha)

MAN 1 HSS Dukung Perjuangan Muhammad Zaki Mubarak di PESONAS II 2026

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan memberikan dukungan kepada salah satu muridnya, Muhammad Zaki Mubarak dari kelas X.D, yang akan berlaga pada ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026. Zaki merupakan atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada cabang olahraga atletik nomor lari. Ia berangkat ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (14/10/2026), sementara pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Oktober 2026.

Keikutsertaan Zaki dalam kompetisi tingkat nasional tersebut mendapat apresiasi dari keluarga besar MAN 1 HSS. Dukungan ini menjadi bentuk perhatian madrasah terhadap pengembangan potensi murid di bidang nonakademik sekaligus dorongan agar murid terus berani berkompetisi dan mengukir prestasi.

Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi dan harapannya agar Zaki dapat mengikuti pertandingan dengan lancar, menjaga semangat, serta menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Kami keluarga besar MAN 1 HSS bangga atas keikutsertaan Muhammad Zaki Mubarak dalam PESONAS II Tahun 2026 mewakili Kalimantan Selatan. Semoga Zaki diberikan kesehatan, kelancaran, dan kepercayaan diri selama bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik dan jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa setiap murid memiliki kesempatan untuk meraih prestasi sesuai dengan potensi dan kemampuannya. Semangat pantang menyerah menjadi salah satu kunci untuk terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan.

“Prestasi dapat diraih di mana saja selama kita memiliki semangat, tekad, dan kemauan untuk terus berusaha. Jangan pernah merasa rendah diri dan jangan mudah menyerah. Teruslah berjuang memberikan yang terbaik, karena setiap murid memiliki potensi untuk berprestasi. Semoga perjuangan Zaki menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk berani bermimpi dan meraih cita-cita,” tegasnya.

Melalui dukungan tersebut, MAN 1 HSS berharap Zaki dapat menjalani pertandingan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Keikutsertaannya diharapkan menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan meraih prestasi di berbagai bidang. (Rep:/Ft: Icha)

Selasa, 13 Oktober 2026

MAN 1 HSS Hadiri Verifikasi Teknis TKA Tingkat Provinsi

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan menghadiri kegiatan verifikasi teknis Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Tim Teknis TKA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan di SMKN 2 Kandangan, Selasa (13/10/2026). MAN 1 HSS diwakili oleh Ketua Panitia TKA, M. Subeli, S.Pd., dan proktor TKA, Alimansyah. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan satuan pendidikan dari berbagai jenjang, meliputi SMA, SMK, SLB, MA, dan PKBM. Tim verifikasi terdiri atas Maulana Malik dan Zainal Arifin.

Verifikasi teknis ini bertujuan memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam mendukung pelaksanaan TKA sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana koordinasi untuk memperoleh arahan teknis terkait persiapan asesmen, sehingga setiap satuan pendidikan dapat mengidentifikasi aspek yang perlu diperhatikan sebelum pelaksanaan TKA.

Ketua Panitia TKA MAN 1 HSS, M. Subeli, S.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memantapkan persiapan madrasah. “Verifikasi teknis ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperoleh informasi dan arahan yang diperlukan dalam mempersiapkan pelaksanaan TKA. Kami berharap seluruh tahapan persiapan dapat dilaksanakan secara terencana dan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, proktor TKA MAN 1 HSS, Alimansyah, menjelaskan bahwa kesiapan teknis merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran asesmen. “Persiapan perangkat komputer, jaringan internet, dan sistem pendukung perlu diperhatikan secara cermat. Koordinasi teknis seperti ini menjadi bahan bagi kami untuk memastikan kesiapan sarana dan mengantisipasi kemungkinan kendala saat pelaksanaan TKA,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menegaskan pentingnya koordinasi antara panitia dan petugas teknis dalam mempersiapkan pelaksanaan TKA. Menurutnya, kesiapan yang dilakukan sejak awal diharapkan dapat mendukung pelaksanaan asesmen yang tertib, lancar, dan sesuai prosedur.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 HSS terus berupaya mematangkan persiapan TKA melalui koordinasi dan pengecekan aspek pendukung pelaksanaan asesmen. Hasil arahan teknis diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi panitia dan proktor dalam memastikan kesiapan madrasah menghadapi pelaksanaan TKA. (Rep:/Ft: Dhanty)

Murid MAN 1 HSS Matangkan Persiapan Lomba Hari Pramuka ke-65

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) mematangkan persiapan untuk mengikuti lomba dalam rangka Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Hulu Sungai Selatan. Persiapan dilaksanakan di aula MAN 1 HSS, Selasa (13/10/2026), menjelang pelaksanaan lomba pada Kamis (15/10/2026) di Sanggar Pramuka HSS.

Latihan diikuti oleh enam murid MAN 1 HSS yang dipersiapkan untuk mengikuti sejumlah kategori lomba. Nor Aisyah (XII C) mengikuti lomba pemimpin atau komandan, Ismi Azizah (XI B) pada lomba pembacaan Undang-Undang Dasar, Ahmad Rizki Rizaldi (XII D) pada lomba pembacaan Dasa Darma Pramuka, Aesyah (XI D) pada lomba pembawa acara (MC), Muhammad Ridho Rahman (XII A) pada lomba pembacaan doa, serta Muhammad Najemi (XII A) pada lomba pembacaan Pancasila.

Pendamping Pramuka putra MAN 1 HSS, Nafsiah Mutmainah, S.Pd., menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian penting dari persiapan murid sebelum mengikuti perlombaan. Pemantapan dilakukan agar setiap murid dapat memahami materi lomba, meningkatkan kepercayaan diri, serta menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Kami terus mematangkan persiapan melalui latihan agar murid lebih siap menghadapi perlombaan. Kami berharap mereka dapat tampil dengan percaya diri, disiplin, dan bertanggung jawab, serta memberikan hasil terbaik untuk MAN 1 HSS pada peringatan Hari Pramuka ke-65,” ungkapnya.

Melalui persiapan tersebut, murid diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab sebagai anggota Gerakan Pramuka. Keikutsertaan dalam perlombaan juga menjadi kesempatan untuk mengasah potensi diri sekaligus menerapkan nilai-nilai kepramukaan.

Dengan persiapan yang matang, murid MAN 1 HSS diharapkan dapat mengikuti perlombaan secara optimal dan membawa nama baik madrasah dalam rangkaian Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Hulu Sungai Selatan. (Rep:/Ft: Husna)

Minggu, 11 Oktober 2026

Akhmad Aabid Raih Juara 2 Matematika Terintegrasi OMI Provinsi

Kandangan (MAN 1 HSS) – Murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS), Akhmad Aabid Darris Albarraa dari kelas XII A, meraih Juara 2 bidang Matematika Terintegrasi pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Pengumuman hasil kompetisi tersebut disampaikan secara serentak pada Sabtu (10/10/2026) melalui akun resmi masing-masing madrasah.

Kompetisi OMI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan pada 6 Oktober 2026 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. Capaian Aabid menjadi hasil membanggakan setelah berjuang hingga tingkat provinsi. Prestasi tersebut tidak terlepas dari ketekunannya dalam mempersiapkan diri, bimbingan guru pendamping, serta doa dan dukungan orang tua yang senantiasa mengiringi perjuangannya.

Pada kesempatan lain, Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian Aabid. Ia menilai prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus pengalaman berharga bagi Aabid yang kini duduk di kelas XII dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Selamat dan sukses kepada Akhmad Aabid Darris Albarraa atas prestasi yang diraih pada OMI tingkat provinsi. Kami bangga atas perjuangannya membawa nama MAN 1 HSS dan meraih prestasi di bidang Matematika Terintegrasi. Semoga pencapaian ini menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta meraih cita-cita di masa depan. Mudah-mudahan prestasi ini juga memotivasi murid lainnya untuk terus belajar dan berani berkompetisi,” ungkapnya.

Pembimbing OMI MAN 1 HSS, Helda Inayah, S.Pd., dan Rara Dita, S.Pd., turut mengapresiasi perjuangan Aabid selama mengikuti kompetisi. Keduanya berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir, ketekunan, dan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan selanjutnya.

“Kami bangga atas usaha dan perjuangan Aabid hingga berhasil meraih Juara 2 di tingkat provinsi. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, dan menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Kami berharap Aabid tetap semangat belajar dan mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk meraih cita-citanya,” ungkap pembimbing.

Aabid juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraihnya. Ia menganggap keikutsertaannya dalam OMI sebagai pengalaman berharga yang dapat mendukung langkahnya setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat meraih Juara 2 Matematika Terintegrasi pada OMI tingkat provinsi. Pengalaman ini sangat berarti bagi saya dan menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pendidikan serta menghadapi tantangan di masa depan. Terima kasih kepada orang tua atas doa dan dukungannya, serta kepada kepala madrasah, guru, dan pembimbing yang telah membimbing dan mendukung saya selama mengikuti kompetisi. Semoga pengalaman dan ilmu yang saya peroleh dapat terus saya kembangkan dan bermanfaat untuk langkah saya selanjutnya,” ungkap Aabid.

Prestasi tersebut menjadi salah satu capaian akademik MAN 1 HSS pada OMI Tahun 2026. Keberhasilan Aabid diharapkan dapat memotivasi murid lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan semangat belajar, serta berani berkompetisi di berbagai bidang akademik. (Rep:/Ft: Icha)

Kenang-Kenangan Mahasiswa PPL, Bak Sampah Dukung Kebersihan MAN 1 HSS

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) B Institut Agama Islam Darul Ulum (IAI DU) Kandangan memberikan kenang-kenangan berupa empat buah bak sampah kepada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (9/10/2026), di lingkungan madrasah.

Pemberian kenang-kenangan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan madrasah sekaligus dukungan terhadap pembiasaan perilaku hidup bersih. Bak sampah yang diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang pengelolaan sampah serta menjaga lingkungan MAN 1 HSS agar tetap bersih, rapi, dan nyaman.

Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa PPL B IAI DU Kandangan atas kenang-kenangan yang diberikan. Menurutnya, pemberian tersebut tidak hanya bermanfaat secara fisik, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kenang-kenangan yang diberikan oleh mahasiswa PPL B IAI DU Kandangan. Semoga empat bak sampah ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kebersihan lingkungan madrasah serta menumbuhkan kesadaran seluruh warga madrasah agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Salah satu mahasiswa PPL B IAI DU Kandangan, Lailatul, menyampaikan bahwa pemberian bak sampah tersebut merupakan bentuk dukungan mahasiswa terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan madrasah. “Kami berharap bak sampah ini dapat bermanfaat bagi MAN 1 HSS dan mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman. Semoga warga madrasah semakin terbiasa membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Kenang-kenangan ini juga menjadi bagian dari momen kebersamaan mahasiswa PPL B IAI DU Kandangan selama melaksanakan praktik di MAN 1 HSS sejak 27 Juli 2026. Selain menjadi pengingat atas pengalaman dan kerja sama yang terjalin, pemberian tersebut diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga madrasah dalam menjaga kebersihan lingkungan. (Rep:/Ft: Dhanty)

MAN 1 HSS Gelar Pelepasan dan Perpisahan Mahasiswa PPL B IAI DU Kandangan

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar kegiatan pelepasan dan perpisahan lima mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) B Institut Agama Islam Darul Ulum (IAI DU) Kandangan di aula madrasah, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala MAN 1 HSS H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., dosen supervisor Arni Mahyudi, M.Pd., guru pamong, serta tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 HSS.

Lima mahasiswa tersebut telah melaksanakan PPL di MAN 1 HSS sejak 27 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengakhiri rangkaian praktik sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa, pihak kampus, dan keluarga besar madrasah.

Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa PPL atas partisipasi dan kontribusi mereka selama menjalani praktik di madrasah. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia pendidikan.

“Terima kasih kepada mahasiswa PPL yang telah melaksanakan praktik di MAN 1 HSS. Semoga pengalaman selama berada di madrasah ini menjadi pembelajaran berharga dalam memahami tugas dan tanggung jawab seorang pendidik. Kami berharap silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga,” ungkapnya.

Sambutan berikutnya disampaikan dosen supervisor IAI DU Kandangan, Arni Mahyudi, M.Pd. Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak madrasah, khususnya guru pamong dan seluruh tenaga pendidik serta kependidikan, yang telah memberikan bimbingan dan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktik secara langsung di lingkungan pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MAN 1 HSS yang telah menerima, membimbing, dan mendampingi mahasiswa kami selama pelaksanaan PPL. Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi mereka untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi pendidik yang profesional,” tuturnya.

Perwakilan mahasiswa PPL B, Lailatul Karimah, turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan, bimbingan, dan pengalaman yang diperoleh selama menjalani praktik di MAN 1 HSS. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala madrasah, dosen supervisor, guru pamong, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 HSS atas bimbingan dan kesempatan yang telah diberikan kepada kami. Kami memohon maaf apabila selama menjalani PPL terdapat kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan. Semoga silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dan pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi kami ke depannya,” ungkap Lailatul.

Kegiatan pelepasan dan perpisahan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa praktik lima mahasiswa PPL B IAI DU Kandangan di MAN 1 HSS. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas proses pembelajaran, pendampingan, dan kerja sama antara pihak kampus dan madrasah dalam mendukung pengembangan kompetensi calon pendidik. (Rep:/Ft: Dhanty)

Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 1 HSS Ikuti AKGTK 2026

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Sebanyak 26 guru dan satu tenaga kependidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026 yang berlangsung pada 5–9 Oktober 2026. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya pemetaan kompetensi sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan dalam mendukung mutu pendidikan madrasah.

Pelaksanaan AKGTK diikuti secara bertahap selama lima hari dengan bidang asesmen yang beragam sesuai kompetensi masing-masing. Bidang tersebut meliputi Matematika, Kimia, Biologi, Sejarah, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Fikih, Akidah Akhlak, Al-Qur’an Hadis, dan Kepustakaan. Keberagaman bidang asesmen ini menjadi bagian dari upaya mengetahui capaian kompetensi serta kebutuhan pengembangan profesional guru dan tenaga kependidikan.

Secara umum, AKGTK menjadi sarana pemetaan kompetensi yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan pembinaan dan pengembangan profesional secara berkelanjutan. Hasil asesmen diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia madrasah, meningkatkan profesionalisme pendidik, serta mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan layanan pendidikan.

Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., memberikan semangat dan dukungan kepada guru serta tenaga kependidikan yang mengikuti AKGTK. Ia berharap seluruh peserta dapat menjalani asesmen dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai bidang masing-masing.

“Manfaatkan AKGTK ini sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan dan terus mengembangkan kompetensi diri. Ikuti setiap tahapan dengan penuh semangat, percaya diri, dan tanggung jawab. Semoga hasil yang diperoleh dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan di madrasah,” pesannya.

Pada hari terakhir pelaksanaan, Jumat (9/10/2026), Dra. Hj. Masliani mengikuti AKGTK pada bidang Kimia. Keikutsertaannya menjadi bagian dari rangkaian asesmen yang diikuti guru MAN 1 HSS sesuai bidang kompetensi masing-masing sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan AKGTK di lingkungan madrasah tersebut.

Dra. Hj. Masliani menyampaikan bahwa AKGTK menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kompetensi sekaligus mendorong pengembangan profesional sebagai guru. “Melalui AKGTK ini, kami memperoleh kesempatan untuk mengukur kompetensi yang dimiliki sekaligus merefleksikan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. Harapannya, hasil asesmen ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran yang diampu,” ungkapnya.

Keikutsertaan guru dan tenaga kependidikan MAN 1 HSS dalam AKGTK 2026 diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemetaan kompetensi, tetapi juga mendorong semangat belajar dan pengembangan profesional secara berkelanjutan. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu memberikan kontribusi optimal dalam mewujudkan madrasah yang berkualitas dan pendidikan yang bermutu. (Rep:/Ft: Icha)

Gladi Bersih TKA MAN 1 HSS Tuntas, Kesiapan Murid Makin Matang

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) tuntas dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026) di Laboratorium Komputer (Labkom) MAN 1 HSS. Pada hari terakhir, sebanyak 73 murid kelas XII mengikuti rangkaian gladi sesuai sesi yang telah dijadwalkan sebagai bagian dari persiapan menuju pelaksanaan TKA pada 26 Oktober 2026.

Selama empat hari pelaksanaan, murid mengikuti simulasi TKA berbasis komputer secara daring. Rangkaian gladi tidak hanya memberikan pengalaman kepada murid dalam memahami alur dan mekanisme pengerjaan, tetapi juga menjadi tahap pemantapan kesiapan perangkat, jaringan, serta dukungan teknis yang diperlukan dalam pelaksanaan TKA.

Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan gladi bersih menjadi bagian penting untuk mengukur kesiapan madrasah secara menyeluruh, baik dari sisi murid maupun teknis pelaksanaan. Menurutnya, pelaksanaan dari hari pertama hingga hari terakhir memberikan pengalaman bagi madrasah untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan sebelum memasuki pelaksanaan TKA.

“Gladi bersih ini menjadi tahap penting untuk memastikan kesiapan kita menghadapi TKA. Dari pelaksanaan selama empat hari, terlihat murid semakin terbiasa dengan sistem yang digunakan, sementara dari sisi teknis juga terus dilakukan evaluasi dan perbaikan. Harapannya, kesiapan ini dapat dipertahankan hingga pelaksanaan TKA nanti,” ujarnya.

Ketua TKA MAN 1 HSS, M. Subeli, S.Pd., menambahkan bahwa seluruh murid kelas XII telah mengikuti rangkaian gladi bersih sesuai jadwal. Pelaksanaan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi panitia untuk memastikan kesiapan teknis dan alur pelaksanaan sebelum TKA berlangsung.

“Sebanyak 75 murid kelas XII telah mengikuti gladi bersih. Pada hari terakhir ini, kami kembali memastikan kesiapan murid, perangkat, jaringan, serta alur pelaksanaan. Hasil gladi menjadi bahan evaluasi bagi panitia agar pelaksanaan TKA pada 26 Oktober nanti dapat berlangsung lebih optimal,” jelasnya.

Salah satu murid kelas XII.C, Dina Maulidya, mengaku lebih siap setelah mengikuti rangkaian gladi bersih. Menurutnya, simulasi yang dilakukan selama beberapa hari membantu dirinya memahami sistem pengerjaan sekaligus membiasakan diri dengan pelaksanaan TKA berbasis komputer.

“Setelah mengikuti gladi bersih selama beberapa hari, saya jadi lebih memahami cara pengerjaan dan lebih terbiasa menggunakan sistemnya. Untuk TKA tanggal 26 Oktober nanti, saya merasa lebih siap dan akan berusaha mempersiapkan diri dengan belajar lebih giat,” ungkap Dina.

Dengan tuntasnya gladi bersih, MAN 1 HSS selanjutnya memfokuskan persiapan pada pemantapan akademik murid serta kesiapan teknis menjelang pelaksanaan TKA. Pengalaman selama gladi diharapkan menjadi bekal bagi 75 murid kelas XII untuk mengikuti TKA Tahun 2026 dengan lebih siap, tertib, dan percaya diri. (Rep:/Ft: Icha)

Selasa, 06 Oktober 2026

Kamad Tinjau Gladi Bersih TKA MAN 1 HSS Hari Ketiga

Kandangan (MAN 1 HSS) – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M. meninjau pelaksanaan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 hari ketiga di Laboratorium Komputer (Labkom) MAN 1 HSS, Rabu (7/10/2026). Pada pelaksanaan hari ketiga tersebut, sebanyak 73 murid kelas XII mengikuti gladi bersih dengan mata pelajaran Matematika.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan murid sekaligus memastikan pelaksanaan gladi bersih berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan. Murid mengerjakan soal melalui komputer sesuai alur dan waktu yang telah ditetapkan, sementara proktor, teknisi, dan panitia melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung.

Dari sisi teknis, pelaksanaan hari ketiga menunjukkan perkembangan yang semakin baik dibandingkan hari sebelumnya. Koneksi jaringan lebih stabil, proses login murid berjalan lebih lancar, serta akses terhadap sistem dan pengerjaan soal melalui komputer dapat berlangsung tanpa kendala berarti. Kondisi tersebut menjadi bagian dari hasil evaluasi dan perbaikan teknis yang dilakukan selama rangkaian gladi bersih.

H. Akhmad Yani menyampaikan bahwa gladi bersih tidak hanya menjadi kesempatan bagi murid untuk berlatih mengerjakan soal, tetapi juga untuk memastikan kesiapan sistem pendukung TKA. “Alhamdulillah, secara teknis pada hari ketiga ini sudah semakin baik. Jaringan lebih stabil, proses login dan akses soal berjalan lebih lancar. Evaluasi dari hari sebelumnya terus dilakukan agar kendala teknis dapat diminimalkan saat pelaksanaan TKA yang sebenarnya,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan murid agar mengikuti setiap tahapan dengan serius dan memperhatikan waktu selama pelaksanaan. “Anak-anak harus serius mengikuti gladi bersih ini. Perhatikan waktu dan ikuti setiap tahapan sesuai ketentuan agar pelaksanaan berjalan lancar. Menjelang pelaksanaan TKA nanti, jangan lupa meminta doa dan restu dari orang tua agar diberi kemudahan dan kelancaran,” pesannya.

Pelaksanaan gladi bersih menjadi bagian dari upaya madrasah memastikan kesiapan secara menyeluruh, mulai dari kemampuan murid dalam mengikuti mekanisme ujian, kesiapan perangkat komputer, hingga kestabilan jaringan dan sistem. Dengan evaluasi yang dilakukan pada setiap tahap, madrasah terus mematangkan persiapan untuk menghadapi pelaksanaan TKA Tahun 2026 agar dapat berlangsung tertib, lancar, dan sesuai ketentuan. (Rep:/Ft: Dhanty)

Karya Ilmiah Remaja MAN 1 HSS, Murid Praktik Fermentasi Singkong

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Penerapan konsep fermentasi menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui praktik pembuatan tapai singkong di Ruang KIR, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang diikuti empat murid ini bertujuan memahami proses fermentasi serta peran ragi dalam mengubah singkong menjadi tapai.

Praktik didampingi Pembina KIR MAN 1 HSS, Dra. Hj. Masliani, Hj. Marliana, M.Pd., dan Hj. Aulia Aziza, S.Pd. Tahapan praktik meliputi pembersihan dan pengukusan singkong, pendinginan, pemberian ragi secara merata, kemudian penyimpanan dalam wadah tertutup untuk menjalani proses fermentasi.

Pembina KIR MAN 1 HSS, Dra. Hj. Masliani, mengatakan praktik tersebut menjadi sarana bagi murid untuk memahami konsep sains melalui pengalaman langsung. Menurutnya, kegiatan KIR tidak hanya diarahkan pada pemahaman teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada murid untuk melakukan pengamatan dan percobaan sederhana.

“Melalui praktik ini, murid dapat melihat secara langsung bagaimana proses fermentasi berlangsung dan memahami peran ragi dalam pembuatan tapai. Mereka juga belajar mengikuti tahapan praktik dengan teliti,” ujarnya.

Senada dengan itu, Hj. Marliana, M.Pd. menyampaikan bahwa praktik pembuatan tapai singkong dapat memperkuat pemahaman murid terhadap konsep fermentasi yang dipelajari melalui kegiatan KIR. “Kegiatan praktik seperti ini memberikan pengalaman kepada murid untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan proses yang dapat mereka amati secara langsung,” jelasnya.

Salah satu murid, M. Rayan Musyafa (XI.A), mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami proses fermentasi. “Saya jadi lebih memahami proses pembuatan tapai, terutama bagaimana ragi bekerja dalam proses fermentasi. Praktik langsung seperti ini lebih mudah dipahami karena kami bisa melihat dan melakukan tahapannya sendiri,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, KIR MAN 1 HSS terus mendorong murid untuk mengembangkan minat dan keterampilan ilmiah melalui eksperimen sederhana, pengamatan, serta penerapan pengetahuan sains dalam kehidupan sehari-hari. (Rep:/Ft: Icha)

Bupati Cup HSS 2026, Lima Murid MAN 1 HSS Ikuti Kejuaraan Atletik

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Lima murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) berpartisipasi dalam Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Bupati Cup HSS 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) HSS di Stadion 2 Desember Ganda, Selasa (6/10/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan potensi olahraga murid sekaligus memberikan pengalaman berkompetisi dalam ajang atletik antarpelajar.

Pada kejuaraan tersebut, Muhammad Zaki Mubarak (X.D), Ahmad Ghazali (XI.A), Sofia Annisa (X.B), dan Zahra Azzkiya (X.D) mengikuti lomba lari 100 meter. Sementara itu, Muhammad Zainal Arifin (XI.A) berkompetisi pada lomba lompat jauh yang pelaksanaannya dijadwalkan pada Rabu (7/10/2026).

Guru PJOK MAN 1 HSS sekaligus pendamping, Nafisah Mutmainah, S.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan murid dalam kejuaraan menjadi bagian dari pembinaan olahraga di madrasah. Menurutnya, pengalaman bertanding dapat membantu murid mengukur kemampuan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan latihan.

“Kejuaraan seperti ini menjadi kesempatan bagi murid untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengetahui kemampuan mereka di lapangan. Hasil pertandingan nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk pembinaan dan latihan selanjutnya,” ujarnya.

Salah satu peserta lari 100 meter, Ahmad Ghazali (XI.A), mengungkapkan bahwa keikutsertaannya menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi. “Mengikuti kejuaraan ini menjadi pengalaman baru bagi saya. Saya bisa merasakan langsung suasana pertandingan dan bertemu dengan peserta dari sekolah lain. Setelah ini saya ingin lebih giat berlatih agar kemampuan saya bisa lebih baik," ungkapnya.

Keikutsertaan lima murid tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan di bidang olahraga. (Rep/Ft: Husna)

Memasuki Hari Kedua, TKA MAN 1 HSS Berjalan Lancar


Kandangan (MAN 1 HSS) – Memasuki hari kedua pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, sebanyak 73 murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti tes mata pelajaran Bahasa Inggris di Laboratorium Komputer (Labkom) MAN 1 HSS, Selasa (6/10/2026). Pelaksanaan berlangsung tertib dan kondusif dengan dukungan kesiapan teknis serta pengawasan selama kegiatan berlangsung.

Pelaksanaan TKA hari kedua merupakan kelanjutan dari rangkaian tes yang telah dimulai pada Senin (5/10/2026). Sejumlah kendala teknis yang ditemukan pada hari pertama telah dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh proktor bersama tim teknis. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perangkat dan sistem dapat digunakan dengan baik selama pelaksanaan hari kedua.

Proktor TKA MAN 1 HSS, Alimansyah, menjelaskan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan hari pertama menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelancaran tes pada hari berikutnya. “Kendala teknis yang ditemukan pada hari pertama langsung kami evaluasi dan selesaikan. Pada hari kedua, pemantauan tetap dilakukan sejak sebelum tes dimulai hingga pelaksanaan berlangsung agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia TKA MAN 1 HSS turut memastikan pelaksanaan berjalan sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan. Pengawasan dilakukan secara berkala dengan melibatkan panitia selama proses tes berlangsung. “Kami terus melakukan koordinasi dan pengawasan agar pelaksanaan TKA berjalan tertib dan sesuai prosedur. Alhamdulillah, pada hari kedua kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif,” ujarnya.

Selama pelaksanaan, murid mengikuti tes Bahasa Inggris sesuai jadwal dan arahan yang diberikan. Proktor bersama tim teknis melakukan pemantauan terhadap perangkat dan sistem, sedangkan panitia memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sebagaimana mestinya.

Pelaksanaan TKA Tahun 2026 di MAN 1 HSS masih berlanjut sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Evaluasi dan pemantauan teknis akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya madrasah menjaga kelancaran pelaksanaan hingga seluruh rangkaian tes selesai. (Rep:/Ft: Icha)

Senin, 05 Oktober 2026

MAN 1 HSS Ikuti Pembukaan OMI Tingkat Provinsi Kalsel

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Dua murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS), Muhammad Abdi Fauzani (XI.A) bidang Fisika Terintegrasi dan Akhmad Aabid Darris Albarraa (XII.A) bidang Matematika Terintegrasi, mengikuti pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Asrama Haji Kelas I Banjarmasin, Senin (5/10/2026). Keduanya merupakan perwakilan MAN 1 HSS yang melaju ke tingkat provinsi setelah berhasil meraih prestasi pada OMI tingkat Kabupaten HSS.

Muhammad Abdi Fauzani sebelumnya meraih Juara 1 Fisika Terintegrasi, sedangkan Akhmad Aabid Darris Albarraa meraih Juara 2 Matematika Terintegrasi pada OMI tingkat Kabupaten HSS. Capaian tersebut mengantarkan keduanya untuk melanjutkan kompetisi dan membawa nama MAN 1 HSS pada tingkat provinsi.

Kepala Madrasah H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., hadir bersama Wakamad Kurikulum H. Muhdar Hanip, S.Ag., dan pendamping Rara Dita, S.Pd., dalam memberikan dukungan kepada kedua murid selama mengikuti rangkaian OMI Tingkat Provinsi.

Pembukaan OMI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Kegiatan diikuti 429 peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA. Dalam kegiatan tersebut, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Kalsel Abdurrahman, S.Ag., M.M. menyampaikan laporan pelaksanaan, sedangkan pembukaan dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd.

Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa keikutsertaan kedua murid pada tingkat provinsi merupakan bagian dari proses pembinaan dan pengembangan potensi akademik yang dilakukan madrasah. “Kami memberikan dukungan penuh kepada Abdi dan Aabid yang telah berhasil sampai ke tingkat provinsi. Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, serta memberikan hasil terbaik bagi diri sendiri dan madrasah,” ujarnya.

Sementara itu, pendamping OMI MAN 1 HSS, Rara Dita, S.Pd., mengatakan pendampingan terus diberikan untuk membantu kedua murid mempersiapkan diri sesuai bidang yang diikuti. “Kami terus melakukan pendampingan agar keduanya lebih siap menghadapi kompetisi, baik dalam penguasaan materi maupun kesiapan mengikuti setiap tahapan kegiatan. Semoga mereka dapat menjalani kompetisi dengan tenang dan memberikan kemampuan terbaik,” tuturnya.

Keikutsertaan Muhammad Abdi Fauzani dan Akhmad Aabid Darris Albarraa pada OMI Tingkat Provinsi menjadi pengalaman sekaligus bagian dari pengembangan prestasi akademik murid MAN 1 HSS. Madrasah berharap keduanya dapat mengikuti seluruh rangkaian kompetisi dengan baik, menjunjung sportivitas, dan membawa nama baik MAN 1 HSS. (Rep/Ft: Husna) (Rep:/Ft: Icha)

Doa Mengiringi Langkah Dua Murid MAN 1 HSS

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Doa dan dukungan mengiringi langkah dua murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS), Muhammad Abdi Fauzani (XI.A) bidang Fisika Terintegrasi dan Akhmad Aabid Darris Albarraa (XII.A) bidang Matematika Terintegrasi, yang akan mewakili MAN 1 HSS pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan jenjang Madrasah Aliyah (MA) Tahun 2026 setelah berhasil lolos pada tingkat kabupaten. Dukungan tersebut disampaikan dalam amanat pembina upacara bendera di Lapangan MAN 1 HSS, Senin (5/10/2026), menjelang pelaksanaan OMI yang akan berlangsung di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, 5-6 Oktober 2026.

Upacara diikuti seluruh murid, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan MAN 1 HSS. Bertindak sebagai pembina upacara, Hj. Marliana, guru mata pelajaran Biologi sekaligus Pembina KIR MAN 1 HSS, mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama mendoakan perjuangan kedua murid yang akan membawa nama madrasah pada ajang OMI Tingkat Provinsi.

“Besok ada dua murid kita yang akan berjuang membawa nama MAN 1 HSS di tingkat provinsi. Mari kita bersama-sama mendoakan Muhammad Abdi Fauzani dan Akhmad Aabid Darris Albarraa agar diberikan kelancaran, kemudahan, kesehatan, dan dapat mengikuti seluruh rangkaian OMI dengan baik,” ujar Hj. Marliana.

Ia berharap perjuangan dan persiapan yang telah dilakukan keduanya dapat menjadi bekal dalam mengikuti kompetisi. “Semoga segala persiapan yang sudah dilakukan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk memberikan kemampuan terbaik. Kita doakan semoga dimudahkan dalam setiap prosesnya, diberikan hasil terbaik, dan dapat membawa nama baik MAN 1 HSS,” tuturnya.

Selain memberikan doa dan dukungan kepada dua murid yang akan berlaga di tingkat provinsi, Hj. Marliana juga menyampaikan apresiasi kepada petugas upacara dari kelas XI.D yang telah melaksanakan tugas dengan tertib, kompak, dan bertanggung jawab.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari semangat keluarga besar MAN 1 HSS dalam mengiringi perjuangan Muhammad Abdi Fauzani dan Akhmad Aabid Darris Albarraa pada OMI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. (Rep/Ft: Dhanty)

Minggu, 04 Oktober 2026

MAN 1 HSS Uji Kesiapan Murid Jelang TKA 2026

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Dalam rangka menguji kesiapan murid menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, MAN 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) melaksanakan gladi bersih di Laboratorium Komputer (Labkom) MAN 1 HSS, Senin (5/10/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh murid kelas XII tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (8/10/2026) dengan pembagian pelaksanaan menjadi tiga sesi setiap harinya.

Setiap sesi diikuti sebanyak 25 murid. Pembagian tersebut dilakukan agar pelaksanaan gladi bersih berlangsung tertib sekaligus memberikan kesempatan kepada murid untuk mengikuti simulasi tahapan TKA berbasis komputer secara langsung. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan madrasah sebelum pelaksanaan TKA Tahun 2026.

Ketua TKA MAN 1 HSS, M. Subeli, S.Pd., menyampaikan bahwa gladi bersih menjadi momentum untuk memastikan murid memahami teknis pelaksanaan TKA. “Melalui gladi bersih ini, murid dapat mengenali alur dan teknis pelaksanaan TKA sehingga lebih siap ketika mengikuti tes yang sebenarnya. Selain kesiapan akademik, murid juga perlu memahami penggunaan perangkat dan mengikuti setiap tahapan dengan tertib,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan gladi bersih juga memberikan kesempatan kepada madrasah untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan pelaksanaan, baik dari sisi murid maupun sarana pendukung yang digunakan.

Proktor TKA MAN 1 HSS, Alimansyah, mengatakan bahwa dari sisi teknis, gladi bersih dimanfaatkan untuk memastikan perangkat dan sistem dapat digunakan dengan baik. “Kami melakukan pengecekan dan memastikan perangkat komputer, jaringan, serta sistem yang digunakan dalam TKA berjalan sebagaimana mestinya. Jika terdapat kendala selama gladi bersih, hal tersebut dapat segera diketahui dan diperbaiki sebelum pelaksanaan TKA,” jelasnya.

Pelaksanaan gladi bersih didukung Alimansyah sebagai proktor dan Nisatil Husna Ramadhanty, S.Pd. sebagai teknisi. Keduanya bertugas memastikan kebutuhan teknis selama kegiatan berlangsung sehingga setiap sesi dapat terlaksana dengan lancar.

Melalui pelaksanaan gladi bersih tersebut, MAN 1 HSS terus memantapkan persiapan menghadapi TKA Tahun 2026, sehingga murid maupun madrasah memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi pelaksanaan tes nantinya.. (Rep:/Ft: Icha)

MAN 1 HSS Lepas Delegasi OMI Tingkat Provinsi 2026

 

Kandangan (MAN 1 HSS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi melepas delegasi untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Tahun 2026. Pelepasan dilaksanakan di Lapangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (2/10/2026).

Delegasi MAN 1 HSS terdiri atas Muhamad Abdi Fauzani (XI.A) pada bidang Fisika dan Akhmad Aabid Darris Albarraa (XII.A) pada bidang Matematika. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala MAN 1 HSS H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., serta pendamping OMI, Rara Dita, S.Pd.

Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan dan trofi kepada murid MAN 1 HSS yang meraih prestasi pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten HSS. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari apresiasi atas capaian murid sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Kegiatan diawali dengan doa dan dilanjutkan pembukaan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSS, H. Gazali, S.Ag., M.Pd.I. Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSS, H. Burhan Noor, S.Pd.I., M.M., memberikan sambutan sekaligus melepas secara resmi delegasi OMI MAN 1 HSS.

Dalam sambutannya, H. Burhan Noor menekankan pentingnya kemampuan madrasah untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, prestasi dalam kompetisi juga menjadi bagian dari upaya membawa nama baik madrasah dan Kementerian Agama Kabupaten HSS.

“Jangan datang karena sekadar ikut, tetapi datanglah untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Jangan takut dengan yang lain dan jangan minder. Kalian memiliki kesempatan yang sama, memiliki kemampuan, dan sudah dipersiapkan,” pesannya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan madrasah tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai keimanan. Madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berpikir kritis, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Hal tersebut selaras dengan tema OMI Tahun 2026, yaitu “Islam, Sains dan Ekoteologi”, yang merefleksikan keterkaitan antara nilai-nilai Islam, pengembangan ilmu pengetahuan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui tema tersebut, kompetisi diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang mampu memandang ilmu pengetahuan secara integratif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kepala MAN 1 HSS H. Akhmad Yani menyampaikan bahwa keikutsertaan kedua murid pada OMI tingkat provinsi merupakan bagian dari proses pengembangan potensi dan pengalaman akademik. Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas pengalaman dalam berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“Yang paling penting adalah berusaha dengan sungguh-sungguh, percaya pada kemampuan yang sudah dipersiapkan, dan tetap menjaga nama baik madrasah. Apapun hasilnya nanti, proses dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi bagian penting dalam pengembangan diri,” ujarnya.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Muhamad Abdi Fauzani dan Akhmad Aabid Darris Albarraa diharapkan mampu mengikuti OMI Tingkat Provinsi Tahun 2026 dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik pada bidang masing-masing. (Rep:/Ft: Icha)

Menuju OMI Provinsi, Dua Murid Mantapkan Kesiapan

Kandangan (MAN 1 HSS) – Dua murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS), Muhammad Abdi Fauzani (XI.A) bidang Fisika Terintegrasi dan Akhmad Aabid Darris Albarraa (XII.A) bidang Matematika Terintegrasi, memantapkan kesiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Tahun 2026 melalui uji coba di Laboratorium Komputer MAN 1 HSS, Jumat (2/10/2026). Kegiatan didampingi Rara Dita, S.Pd., sebagai persiapan menjelang pelaksanaan OMI jenjang Madrasah Aliyah yang dijadwalkan pada 6 Oktober 2026 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

Uji coba dilakukan untuk mengukur kesiapan murid sekaligus membiasakan diri dengan pola pelaksanaan kompetisi berbasis komputer. Hasil uji coba menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kemampuan yang telah dikuasai serta bagian yang masih perlu diperkuat sebelum kompetisi.

Rara Dita, S.Pd. menyampaikan bahwa uji coba menjadi bagian penting dalam persiapan karena dapat memberikan gambaran mengenai kesiapan murid sebelum menghadapi kompetisi sebenarnya. “Uji coba ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan mereka, baik dari penguasaan materi maupun kemampuan menyelesaikan soal dalam kondisi seperti kompetisi. Dari hasilnya, kami bisa menentukan bagian yang masih perlu diperkuat agar persiapannya lebih terarah,” ujarnya.

Muhamad Abdi Fauzani mengatakan uji coba tersebut membantunya mengukur kemampuan sekaligus membiasakan diri menghadapi soal dalam suasana kompetisi. “Uji coba ini membantu mengetahui sejauh mana kemampuan yang sudah dipersiapkan. Dari sini saya bisa melihat bagian yang masih perlu dipelajari lagi dan berusaha lebih siap menghadapi OMI tingkat provinsi,” ungkapnya.

Rara Dita menambahkan bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan mental dan kepercayaan diri murid. Ia berharap seluruh proses hingga pelaksanaan OMI dapat berjalan dengan lancar. “Mohon doanya agar Abdi dan Aabid diberikan kelancaran, kemudahan, kesehatan, serta dapat mengikuti seluruh rangkaian OMI dengan baik dan memberikan kemampuan terbaik,” harapnya.

Dengan persiapan yang terus dilakukan, kedua murid diharapkan mampu mengikuti OMI Tingkat Provinsi Tahun 2026 dengan percaya diri, fokus, dan memberikan kemampuan terbaik pada bidang masing-masing. (Rep:/Ft: Icha)

Sebelum Simulasi TKA, Murid Kelas XII Diberikan Pengarahan

Kandangan (MAN 1 HSS) – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), sebanyak 75 murid kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti pengarahan di Aula Madrasah, Jumat (2/10/2026). Pengarahan disampaikan oleh Ketua Panitia TKA MAN 1 HSS, M. Subeli, S.Pd., sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti simulasi TKA di Laboratorium Komputer MAN 1 HSS.

Dalam pengarahan tersebut, murid mendapatkan penjelasan mengenai persiapan, teknis pelaksanaan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama mengikuti simulasi. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh murid memahami alur pelaksanaan dan dapat mengikuti tahapan TKA dengan tertib.

M. Subeli, S.Pd. menyampaikan bahwa persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi murid, tetapi juga pada kesiapan sarana dan perangkat. Proktor dan teknisi telah mulai melakukan pengecekan komputer serta memastikan kesiapan perangkat dan sistem yang akan digunakan selama pelaksanaan.

“Kesiapan komputer dari proktor dan teknisi sudah mulai dilakukan. Karena ini merupakan simulasi sekaligus gladi bersih, kami berharap seluruh murid tetap mengikuti dengan serius dan tidak menganggapnya sebagai kegiatan formalitas. Perhatikan setiap arahan dan manfaatkan simulasi ini untuk memahami alur serta teknis TKA sebelum pelaksanaan sebenarnya,” ujarnya.

Simulasi TKA direncanakan berlangsung di Laboratorium Komputer MAN 1 HSS selama empat hari, mulai Senin (5/10/2026) hingga Kamis (8/10/2026), dengan tiga sesi setiap harinya. Pembagian sesi dilakukan untuk menyesuaikan jumlah murid dan kesiapan perangkat komputer yang tersedia.

Selain memastikan kesiapan perangkat, proktor dan teknisi juga melakukan pengecekan terhadap sistem serta jaringan yang diperlukan agar pelaksanaan simulasi dapat berjalan dengan lancar. Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung murid mengikuti simulasi sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Melalui pengarahan dan gladi bersih tersebut, seluruh murid kelas XII diharapkan dapat memahami teknis pelaksanaan, mempersiapkan diri secara optimal, serta mengikuti TKA dengan tertib, serius, dan penuh tanggung jawab. (Rep:/Ft: Icha)