Banjarmasin (MAN 1 HSS) – Kepala Madrasah Aliyah
Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M.,
bersama Pengelola Barang Milik Negara (BMN) MAN 1 HSS, Salahuddin, S.Ag.,
mengikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pensertipikatan Barang Milik
Negara Berupa Tanah Tahun 2026 pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang
diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
Kalimantan Selatan dan Tengah tersebut berlangsung di Aula Kantor Wilayah
Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, Kota
Banjarmasin.
Rapat ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi
pelaksanaan pensertipikatan BMN berupa tanah pada tahun 2026. Berdasarkan
agenda kegiatan, rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan
pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan serta diskusi mengenai
pelaksanaan pensertipikatan BMN berupa tanah. Sesi tersebut menjadi bagian
penting untuk mengevaluasi proses yang berjalan, mengidentifikasi kendala,
serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung penyelesaian
sertipikasi aset negara.
Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, menyampaikan bahwa
keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman
mengenai pengelolaan dan pengamanan aset negara di lingkungan madrasah.
“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami berharap pengelolaan aset
BMN di MAN 1 HSS dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam hal ketertiban
administrasi, kelengkapan dokumen, dan kepastian hukum atas aset yang dimiliki
negara,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola BMN MAN 1 HSS, Salahuddin,
S.Ag., menuturkan bahwa kegiatan tersebut memberikan ruang untuk memperoleh
informasi dan pemahaman terkait proses pensertipikatan tanah BMN serta aspek
administrasi yang perlu diperhatikan. “Kami berharap hasil dari kegiatan ini
dapat menjadi acuan dalam menindaklanjuti pengelolaan dokumen dan administrasi
BMN di madrasah agar semakin tertib, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam rapat Monev ini, MAN 1 HSS
diharapkan dapat terus memperkuat tata kelola BMN secara tertib, transparan,
dan akuntabel. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam
menjaga dan mengamankan aset negara agar dapat mendukung kelancaran
penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan. (Rep:/Ft: Ica)







0 comments:
Posting Komentar