Kandangan (MAN 1
HSS) — "Kami ingin murid memiliki jiwa wirausaha sehingga tidak hanya
memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang bernilai
ekonomi," ujar Guru Mata Pelajaran Biologi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1
Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Marliana, M.Pd., saat pelaksanaan praktik
pembuatan telur asin yang diikuti 20 murid kelas XI A, Rabu (05/08/2026).
Kegiatan ini
merupakan bagian dari pembelajaran Biologi yang dipadukan dengan penguatan jiwa
kewirausahaan. Melalui praktik pembuatan telur asin, murid mempelajari tahapan
pembuatan mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga teknik
penyimpanan agar menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual.
Selama praktik
berlangsung, sebanyak 20 murid kelas XI A dibagi ke dalam beberapa kelompok
untuk mempraktikkan setiap tahapan pembuatan telur asin. Selain memperoleh
pengalaman secara langsung, murid juga dilatih bekerja sama, berpikir kreatif,
teliti, dan bertanggung jawab dalam menghasilkan produk olahan pangan yang
berpotensi menjadi peluang usaha.
Hj. Marliana,
M.Pd. menjelaskan bahwa praktik ini bertujuan memberikan pengalaman belajar
yang lebih kontekstual sehingga murid tidak hanya memahami materi di dalam
kelas, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi bekal
berwirausaha di masa depan.
"Melalui
praktik sederhana seperti pembuatan telur asin, kami berharap murid dapat
belajar berinovasi, bekerja sama, serta memiliki keberanian untuk memulai usaha
dari hal-hal yang sederhana. Harapannya, mereka mampu melihat peluang usaha
dari potensi yang ada di sekitar," ungkapnya.
Melalui
pembelajaran berbasis praktik ini, MAN 1 HSS terus berkomitmen menghadirkan
pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan bermakna. Diharapkan kegiatan ini
dapat menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan pada murid
sebagai bekal melanjutkan pendidikan maupun menghadapi dunia kerja di masa
mendatang. (Rep/Ft: Dhanty)






0 comments:
Posting Komentar