Kandangan (MAN 1
HSS) — Ikrar Pelajar Indonesia jangan hanya diucapkan saat upacara, tetapi
harus dihidupkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Kepala
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Akhmad Yani,
S.Pd.I., M.M., saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di lapangan
madrasah, Senin (10/08/2026). Upacara diikuti seluruh warga madrasah dengan
petugas upacara dari kelas XII D.
Dalam amanatnya,
H. Akhmad Yani mengingatkan murid untuk memahami makna yang terkandung dalam
Ikrar Pelajar Indonesia dan menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap.
Menurutnya, ikrar tersebut merupakan komitmen yang harus diwujudkan melalui
perilaku nyata, bukan hanya dibacakan dalam setiap pelaksanaan upacara.
Ia menekankan
bahwa penerapan Ikrar Pelajar Indonesia dapat dimulai dari kebiasaan sederhana,
seperti belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan
guru, menjaga kerukunan dengan teman, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap
tanah air. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter
murid yang bertanggung jawab dan berakhlak.
“Kalau kita sudah
berikrar untuk belajar dengan baik, maka harus dibuktikan dengan kesungguhan
dalam belajar. Begitu juga menghormati orang tua dan guru, rukun dengan teman,
serta mencintai tanah air harus terlihat dalam perilaku kita sehari-hari,”
lanjutnya.
Kamad juga
mengajak seluruh murid menjadikan upacara sebagai momentum untuk mengingat
kembali komitmen sebagai pelajar sekaligus melakukan perbaikan diri. Ia
berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Ikrar Pelajar Indonesia dapat terus
diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun
masyarakat.
Upacara
berlangsung dengan tertib dan khidmat. Melalui amanat tersebut, diharapkan
seluruh murid MAN 1 HSS tidak hanya mampu menghafal dan mengucapkan Ikrar
Pelajar Indonesia, tetapi juga mampu menghidupkan nilai-nilainya melalui sikap,
kebiasaan, dan tindakan sehari-hari. (Rep/Ft: Husna)






0 comments:
Posting Komentar