Kandangan
(MAN 1 HSS) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) terus
berupaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui Workshop Pengembangan
Modul Ajar Terintegrasi Augmented Reality (AR) yang diselenggarakan bekerja
sama dengan Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kegiatan yang
dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (15/07/2026) tersebut
merupakan tindak lanjut pendampingan penyusunan modul ajar berbasis teknologi
untuk mendukung pembelajaran yang inovatif dan berkualitas.
Workshop
dibuka dengan sambutan Ketua PDWA, Ketua Jurusan Pendidikan Kimia FKIP ULM,
serta Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M. Selama kegiatan, para
guru mendapatkan pendampingan dalam menyusun modul ajar sekaligus mempelajari
penerapan teknologi Augmented Reality sebagai media pembelajaran yang
interaktif. Kegiatan juga diisi dengan penjelasan teknis penyusunan modul,
pembagian tugas, serta sesi diskusi bersama tim pendamping.
Dalam
sambutannya, Kepala MAN 1 HSS, H. Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan
apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan FKIP ULM dalam mendukung
peningkatan kompetensi guru.
“Workshop
ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi tenaga pendidik untuk terus
mengembangkan kompetensi, khususnya dalam menyusun modul ajar yang inovatif dan
memanfaatkan teknologi. Kami berharap hasil pendampingan ini dapat diterapkan
dalam proses pembelajaran sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih
menarik dan bermakna bagi murid," ujarnya.
Pada
kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai
Selatan, H. Burhan Noor, S.Pd.I., M.M., turut meninjau pelaksanaan workshop
saat berkunjung ke MAN 1 HSS dalam rangka memantau kegiatan Masa Ta'aruf Murid
Madrasah (MATAMUDA). Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap upaya
peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan penguatan mutu pendidikan di
lingkungan madrasah.
Melalui
kegiatan ini, MAN 1 HSS berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat terus
berlanjut sebagai bagian dari pengembangan profesional guru. Inovasi
pembelajaran berbasis Augmented Reality diharapkan mampu menghadirkan proses
belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan
teknologi, sejalan dengan komitmen MAN 1 HSS mewujudkan madrasah yang maju,
bermutu, dan mendunia. (Rep/Ft:
Icha)






0 comments:
Posting Komentar