Rabu, 15 April 2026

Tingkatkan Kompetensi GTK, MAN 1 HSS Ikuti Pendampingan Asesmen

 

Kandangan (MAN 1 HSS) — Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan (GTK), Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti kegiatan pendampingan asesmen kompetensi yang dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026 pukul 14.00 WITA di aula madrasah. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Bidang Penmad Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Bapak M. Anwary, S.Pd.I dan Ibu Maisarah, serta diikuti oleh peserta dari MAN 1 HSS, MIN 3 HSS, MTsN 2 HSS, MA PIP Habirau, MA Baiturrahman dan MAN 3 HSS.

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada GTK terkait pelaksanaan uji kompetensi sebagai bagian dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Uji kompetensi menjadi instrumen penting untuk memetakan kemampuan pedagogik dan profesional guru serta meningkatkan kualitas pendidikan madrasah secara menyeluruh .

Dalam pemaparannya, Bapak Anwari menjelaskan bahwa uji kompetensi memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan karier guru. “Uji kompetensi tidak hanya untuk kenaikan jenjang jabatan, tetapi juga sebagai sarana refleksi dan peningkatan kualitas diri secara berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pembaruan data pada aplikasi kepegawaian, seperti Simpeg 5 dan sinkronisasi dengan Simpatika, agar seluruh proses administrasi berjalan optimal.

Lebih lanjut, Anwari menyampaikan bahwa pendidikan unggul dapat diwujudkan melalui penguatan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), penyusunan RKT/EDM, serta optimalisasi peran tim pengembang kurikulum. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya laporan kinerja wakil kepala madrasah, pencatatan kinerja harian, administrasi yang tertib, hingga pelaksanaan supervisi kelas secara berkala. Ia menambahkan bahwa budaya positif seperti menyambut siswa di depan gerbang juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan madrasah yang ramah anak.

Sementara itu, Ibu Maisarah menjelaskan secara teknis terkait pendaftaran uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional guru. Ia menyampaikan bahwa pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi SIMPKB. “Pendaftaran dilakukan melalui SIMPKB, mulai dari login akun, pengisian data, hingga pengunggahan berkas persyaratan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa sebelum mendaftar, guru wajib memastikan data pada aplikasi Simpatika telah diperbarui secara lengkap. “Data di Simpatika harus update, seperti identitas pribadi, pangkat dan golongan terakhir, riwayat mengajar, serta pendidikan terakhir. Ini menjadi syarat utama agar data dapat sinkron dengan SIMPKB,” tambahnya. Hal ini penting karena SIMPKB merupakan sistem yang mengelola pengembangan keprofesian guru secara terintegrasi sehingga validitas data sangat menentukan kelancaran proses pendaftaran dan verifikasi.

Kepala MAN 1 HSS, Akhmad Yani, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh GTK dapat memanfaatkan pendampingan ini secara maksimal. “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di MAN 1 HSS,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh GTK mampu memahami mekanisme asesmen kompetensi serta mengimplementasikannya dalam tugas sehari-hari, sehingga kualitas layanan pendidikan di madrasah semakin meningkat. (Rep/ft: Husna)

 

0 comments:

Posting Komentar